Sahabat Rasulullah Abdurahman Bin Auf
Mengenal Tentang Abdurahman bin Auf
Sudah tahu kah Anda dengan Sahabat Rasulullah yang bernama Abdurahman bin Auf? Jika belum mengetahui tentang Abdurahman bi Auf maka pada kesempatan ini 7 Menit Lebih Tahu akan Mengulas beberapa kisah tentang Sahabat Nabi yang bernama Abdurahman bin auf.
Abdurrahman bin Auf R.A, adalah seorang sahabat yang dipercayai Rasulullah berfatwa di Madinah ketika Rasulullah masih hidup, sebelum memeluk islam namanya adalah Abdu Amr, namun setelah memeluk islam Nama Abdu Amr diganti menjadi Abdurahman bi auf oleh rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa Sallam.
Abdurahman termasuk kedalam golongan sahabat yang disebutkan oleh Rasulullah masuk surga. Selain itu Abdurrahman bin Auf R.A pun juga termasuk dalam kelompok sahabat rasulullah yang ikut dalam musyawarah pemilihan khalifah pengganti khalifah Umar Bin Khattab.
Abdurahman bi auf hijrah dari Mekkah ke negeri Madinah tanpa bekal apapun. Abdurahman bi auf hanya membawa baju yang menempel dibadannya, sesampainya di Madinah Abdurrahman bin Auf mendapatkan Saudara Sa’ad Bin Rabi Al Anshari radhiallahu ‘anhuma, persahabatan mereka disarankan Rasulullah SAW.
Sa’ad Bin Rabi Al Anshari radhiallahu ‘anhuma merupakan orang yang banyak memiliki harta di Madinah. Sa’ad Bin Rabi Al Anshari radhiallahu ‘anhuma mempunyai dua kebun dan dua istri Dan Abdurahman bin auf disuruh memilih kebun dan istri mana yang dia mau maka akan di berikan kepada Abdurahman bi auf, Namun Abdurrahman bin Auf pun membalas tawaran tersebut dengan kalimat,”Terima kasih saudaraku, semoga Allah memberkahi keluarga dan hartamu, bagiku cukup engkau tunjukkan dimana letak pusat perputaran ekonomi atau pasar kepadaku.”
Sa’ad Bin Rabi Al Anshari radhiallahu ‘anhuma pun kemudian membawa dan menunjukkan kepada Abdurrahman bin Auf letak pasar, dengan kemampuan dagang Abdurahman bi auf beliau mulai melakukan perdagangannya dan mendapatkan keuntungan. Meski Keuntungan yang diperolehny hanya sedikit namun sedikit demi sedikit ditabung hingga semakin hari semakin bertambah dan semakin besar. Ia pun kemudia berkata, “Dunia telah terbuka bagiku, sampai aku merasa seandainya aku mengangkat sebuah batu, niscaya aku akan mendapatkan di bawah batu itu emas dan perak.” Sungguh besar berkah yang beliau dapatkan dari Allah SWT, hingga ia mendapatkan julukan ‘Sahabat Bertangan Emas’.
Abdurahman bin auf juga Sering ikut dalam beberapa perang mendampingi Rasulullah SAW, Ketika terjadi perang badar Abdurahman bin auf tidak ketinggalan, beliau turit perang bersama rasulullah SAW, dan beliau berhasil menumpas musuh-musuh Allah, diantaranya Umar bin utsman bin ka'ab At-Taimy. Dan kerika Perang Uhud, Abdurahman bi auf pun tak bergeming saat bertahan disamping rasulullah, ketika itu para tentara kaum muslimin banyak yang lari dari medan perang.
Tidak hanya terkenal sebagai sahabat yang kaya raya, Ia pun terkenal dengan sifat dermawannya, abdurahman bin auf selalu mengeluarkan hartanya, beliau tidak ragu mengeluarkan untuk berjihad dijalan Allah. Ketika Rasulullah berdiri di tengah sahabatnya lalu berkata,”Bersedekahlah wahai kalian, karena aku ingin mengirim pasukan perang.” Mendengar kalimat itu, Abdurrahman bin ‘Auf langsung pulang ke rumahnya dan kembali lagi ke tempat Rasulullah, dan berkata, ”Wahai Rasulullah, aku mempunyai uang sebanyak empat ribu dinar, dua ribu aku pinjamkan untuk Tuhanku, dan dua ribu lagi aku tinggalkan untuk keluargaku.” Rasulullah Shalallahu alahi wa sallam pun kemudian menjawab ucapan Abdurahman bi auf ,”Semoga Allah memberkahimu di dalam harta yang engkau infakkan, dan semoga Allah memberkahimu didalam harta yang engkau pegang.”
Masa-masa sulit dialami Rasulullah dan para Sahabat ketika bersiap-siap menuju tabuk untuk berperang melawan Kaum Romawi, Beliau membutuhkan banyak kuda perang, perbekalan, dan tentara Islam. Di saat hewan tunggangan masih kurang dan datang beberapa sahabat yang meminta izin untuk ikut berperang, namun Rasulullah tolak karena kekurangan hewan tunggangan dan perlengkapan perang. Sehingga merekapun menangis karena tidak ikut perang bersama Rasulullah, pada saat kondisi kaum muslimin yang kesulitan dalam biaya perang pada masa itu, sampai-sampai pasukan ini juga disebut “pasukan masa sulit”, sahabat Utsman bin Affan dan Abdurrahman bin ‘Auf merupakan sahabat yang paling terdepan menutupi kekurangan perlengkapan perang pasukan tersebut.
Dalam berdagang abdurahman bi auf sangat terkenal dengan kedermawanannya, pada masa madinah mengalami kesulitan Ekonomi, Beliau pernah mengirimkan kafilah dagang ke madinah sebanyak 700 unta, beserta pegawainya, dengan membawa berbagai kebutuhan hidup seperti gandum, tepung, minyak, pakaian, bejana-bejana, minyak wangi dan semua yang diperlukan oleh penduduk madinah dimasa itu, Semua barang-barang tersebut dijual untuk fakir miskin.
Menjelang Wafat, Abdurahman bin auf memerdekakan budak-budaknya, dan beliau membagikam harta kepada sahabat yang ikut perang badar masing-masinh 400 Dinar Emas, meski hartanya sudah dibagi kepada warga madinah, namun beliau masih memiliki ribuan Unta, ratsan kuda dan ribuan Kambing.
Istri-istri Abdurrahman bin Auf yang berjumlah 4 pun sudah mendapatkan warisan yang sangat berlimpah. Masing-masing istri diberi warisan 80.000 dinar. Tak hanya sampai disitu, masih banyak sisa emas dan perak yang kemudian dipotong-potong dan dibagikan kepada keluarganya lainnya.
Ini adalah berkat do’a Rasulullah SAW untuk Abdurrahman bin Auf, sehingga hartanya menjadi berkah, bahkan saking berkahnya serta berlimpah, Abdurahman bin auf sangat kesulitan untuk menyedekahkan harta-hartanya. Do’a Rasulullah, kepada sahabat Abdurrahman bin Auf diijabah Allah SWT sehingga sahabat Abdurrahman bin ‘Auf pun menjadi seorang yang kaya raya, Beliau memiliki beberapa kafilah dagang dengan banyak pegawai yang bekerja padanya. Beliau merupakan seorang pedagang yang sangat mahir dalam mengatur manajemen usaha yang dibangunnya, dan beliu Sangat Dermawan.
Demikian lah ulasan dari 7 menit lebih tahu, semoga dengan tulisan ini bermanfaat dan dapat menjadikan motivasi bagi kita semua.
Sudah tahu kah Anda dengan Sahabat Rasulullah yang bernama Abdurahman bin Auf? Jika belum mengetahui tentang Abdurahman bi Auf maka pada kesempatan ini 7 Menit Lebih Tahu akan Mengulas beberapa kisah tentang Sahabat Nabi yang bernama Abdurahman bin auf.
Abdurrahman bin Auf R.A, adalah seorang sahabat yang dipercayai Rasulullah berfatwa di Madinah ketika Rasulullah masih hidup, sebelum memeluk islam namanya adalah Abdu Amr, namun setelah memeluk islam Nama Abdu Amr diganti menjadi Abdurahman bi auf oleh rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa Sallam.
Abdurahman termasuk kedalam golongan sahabat yang disebutkan oleh Rasulullah masuk surga. Selain itu Abdurrahman bin Auf R.A pun juga termasuk dalam kelompok sahabat rasulullah yang ikut dalam musyawarah pemilihan khalifah pengganti khalifah Umar Bin Khattab.
Abdurahman bi auf hijrah dari Mekkah ke negeri Madinah tanpa bekal apapun. Abdurahman bi auf hanya membawa baju yang menempel dibadannya, sesampainya di Madinah Abdurrahman bin Auf mendapatkan Saudara Sa’ad Bin Rabi Al Anshari radhiallahu ‘anhuma, persahabatan mereka disarankan Rasulullah SAW.
Sa’ad Bin Rabi Al Anshari radhiallahu ‘anhuma merupakan orang yang banyak memiliki harta di Madinah. Sa’ad Bin Rabi Al Anshari radhiallahu ‘anhuma mempunyai dua kebun dan dua istri Dan Abdurahman bin auf disuruh memilih kebun dan istri mana yang dia mau maka akan di berikan kepada Abdurahman bi auf, Namun Abdurrahman bin Auf pun membalas tawaran tersebut dengan kalimat,”Terima kasih saudaraku, semoga Allah memberkahi keluarga dan hartamu, bagiku cukup engkau tunjukkan dimana letak pusat perputaran ekonomi atau pasar kepadaku.”
Sa’ad Bin Rabi Al Anshari radhiallahu ‘anhuma pun kemudian membawa dan menunjukkan kepada Abdurrahman bin Auf letak pasar, dengan kemampuan dagang Abdurahman bi auf beliau mulai melakukan perdagangannya dan mendapatkan keuntungan. Meski Keuntungan yang diperolehny hanya sedikit namun sedikit demi sedikit ditabung hingga semakin hari semakin bertambah dan semakin besar. Ia pun kemudia berkata, “Dunia telah terbuka bagiku, sampai aku merasa seandainya aku mengangkat sebuah batu, niscaya aku akan mendapatkan di bawah batu itu emas dan perak.” Sungguh besar berkah yang beliau dapatkan dari Allah SWT, hingga ia mendapatkan julukan ‘Sahabat Bertangan Emas’.
Abdurahman bin auf juga Sering ikut dalam beberapa perang mendampingi Rasulullah SAW, Ketika terjadi perang badar Abdurahman bin auf tidak ketinggalan, beliau turit perang bersama rasulullah SAW, dan beliau berhasil menumpas musuh-musuh Allah, diantaranya Umar bin utsman bin ka'ab At-Taimy. Dan kerika Perang Uhud, Abdurahman bi auf pun tak bergeming saat bertahan disamping rasulullah, ketika itu para tentara kaum muslimin banyak yang lari dari medan perang.
Tidak hanya terkenal sebagai sahabat yang kaya raya, Ia pun terkenal dengan sifat dermawannya, abdurahman bin auf selalu mengeluarkan hartanya, beliau tidak ragu mengeluarkan untuk berjihad dijalan Allah. Ketika Rasulullah berdiri di tengah sahabatnya lalu berkata,”Bersedekahlah wahai kalian, karena aku ingin mengirim pasukan perang.” Mendengar kalimat itu, Abdurrahman bin ‘Auf langsung pulang ke rumahnya dan kembali lagi ke tempat Rasulullah, dan berkata, ”Wahai Rasulullah, aku mempunyai uang sebanyak empat ribu dinar, dua ribu aku pinjamkan untuk Tuhanku, dan dua ribu lagi aku tinggalkan untuk keluargaku.” Rasulullah Shalallahu alahi wa sallam pun kemudian menjawab ucapan Abdurahman bi auf ,”Semoga Allah memberkahimu di dalam harta yang engkau infakkan, dan semoga Allah memberkahimu didalam harta yang engkau pegang.”
Masa-masa sulit dialami Rasulullah dan para Sahabat ketika bersiap-siap menuju tabuk untuk berperang melawan Kaum Romawi, Beliau membutuhkan banyak kuda perang, perbekalan, dan tentara Islam. Di saat hewan tunggangan masih kurang dan datang beberapa sahabat yang meminta izin untuk ikut berperang, namun Rasulullah tolak karena kekurangan hewan tunggangan dan perlengkapan perang. Sehingga merekapun menangis karena tidak ikut perang bersama Rasulullah, pada saat kondisi kaum muslimin yang kesulitan dalam biaya perang pada masa itu, sampai-sampai pasukan ini juga disebut “pasukan masa sulit”, sahabat Utsman bin Affan dan Abdurrahman bin ‘Auf merupakan sahabat yang paling terdepan menutupi kekurangan perlengkapan perang pasukan tersebut.
Dalam berdagang abdurahman bi auf sangat terkenal dengan kedermawanannya, pada masa madinah mengalami kesulitan Ekonomi, Beliau pernah mengirimkan kafilah dagang ke madinah sebanyak 700 unta, beserta pegawainya, dengan membawa berbagai kebutuhan hidup seperti gandum, tepung, minyak, pakaian, bejana-bejana, minyak wangi dan semua yang diperlukan oleh penduduk madinah dimasa itu, Semua barang-barang tersebut dijual untuk fakir miskin.
Menjelang Wafat, Abdurahman bin auf memerdekakan budak-budaknya, dan beliau membagikam harta kepada sahabat yang ikut perang badar masing-masinh 400 Dinar Emas, meski hartanya sudah dibagi kepada warga madinah, namun beliau masih memiliki ribuan Unta, ratsan kuda dan ribuan Kambing.
Istri-istri Abdurrahman bin Auf yang berjumlah 4 pun sudah mendapatkan warisan yang sangat berlimpah. Masing-masing istri diberi warisan 80.000 dinar. Tak hanya sampai disitu, masih banyak sisa emas dan perak yang kemudian dipotong-potong dan dibagikan kepada keluarganya lainnya.
Ini adalah berkat do’a Rasulullah SAW untuk Abdurrahman bin Auf, sehingga hartanya menjadi berkah, bahkan saking berkahnya serta berlimpah, Abdurahman bin auf sangat kesulitan untuk menyedekahkan harta-hartanya. Do’a Rasulullah, kepada sahabat Abdurrahman bin Auf diijabah Allah SWT sehingga sahabat Abdurrahman bin ‘Auf pun menjadi seorang yang kaya raya, Beliau memiliki beberapa kafilah dagang dengan banyak pegawai yang bekerja padanya. Beliau merupakan seorang pedagang yang sangat mahir dalam mengatur manajemen usaha yang dibangunnya, dan beliu Sangat Dermawan.
Demikian lah ulasan dari 7 menit lebih tahu, semoga dengan tulisan ini bermanfaat dan dapat menjadikan motivasi bagi kita semua.

0 Response to "Sahabat Rasulullah Abdurahman Bin Auf"
Post a Comment